nasional

Cara Ambil Barang yang Tertinggal di Kereta dan Stasiun, PT KAI Sediakan Layanan Lost and Found

Cara Ambil Barang yang Tertinggal di Kereta dan Stasiun, PT KAI Sediakan Layanan Lost and Found

Inilah cara mengambil barang yang tertenggal di Kereta Api (KA) dan Stasiun. Selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru), tentu ada peningkatan volume penumpang KA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau kepada para penumpang KA untuk selalu mejaga barang bawaan selama perjalanan. Sebagai bentuk pelayanan, PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta menyediakan layanan Lost and Found untuk mengelola barang penumpang tertinggal yang diamankan oleh petugas. Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, mengatakan bahwa petugas stasiun selalu melakukan pemeriksaan secara berkala. “Petugas pengamanan stasiun selalu melakukan pemeriksaan secara berkala di area area ruang tunggu dan…
Read More
Dengan Mobile JKN, Tak Perlu Buru-buru ke Puskemas untuk Ambil Antrean

Dengan Mobile JKN, Tak Perlu Buru-buru ke Puskemas untuk Ambil Antrean

Hadirnya Aplikasi Mobile JKN merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses pelayanan bagi pesertanya. Melalui aplikasi ini, peserta juga dapat mengakses berbagai informasi terkait Program JKN secara cepat mudah, kapan pun, dan di mana pun peserta berada. Inilah yang dirasakan oleh Rina Arinalhak (31), warga Desa Bongas Wetan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) tersebut mengungkapkan bahwa dirinya merasa dimudahkan dan mendapatkan kepastian layanan saat mengambil nomor antrean di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Ia tidak perlu terburu buru untuk datang Puskesmas atau klinik untuk mendapatkan antrean. Dengan Mobile JKN, Rina cukup…
Read More
Ahli Filsafat Moral Nilai Tanggung Jawab Ferdy Sambo atas Kematian Brigadir J Lebih Besar

Ahli Filsafat Moral Nilai Tanggung Jawab Ferdy Sambo atas Kematian Brigadir J Lebih Besar

Guru Besar Filsafat Moral Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara,Romo Frans Magnis Suseno mengugkapkan, Ferdy Sambo sebagai pemberi perintah memiliki pertanggungjawaban paling besar dalam peristiwa penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Sebab, ada kemungkinan si penerima perintah berada dalam kondisi terancam jika tak melaksanakan perintah. "Mungkin dia juga terancam kalau tidak melaksanakan perintah," katanya di dalamdi dalam sidang agenda pemeriksaan saksi yang meringankan terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E pada Senin (26/12/2022). Sayangnya, dalam pemberian perintah, Romo Frans menilai minimnya budaya tanggung jawab bagi si pemberi perintah. "Ada satu budaya di mana orang sepertinya tidak dididik dan…
Read More
Ahli sebut Ketenangan Bharada E Meningkat usai Didampingi LPSK: Awalnya Cemas & Hanya Mainin Tangan

Ahli sebut Ketenangan Bharada E Meningkat usai Didampingi LPSK: Awalnya Cemas & Hanya Mainin Tangan

Ahli Psikolog Klinis Dewasa, Liza Marielly Djaprie, menyatakan kalau tingkat ketenganan Richard Eliezer atau Bharada E membaik usai mendapat pendampingan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Awalnya Liza menyebut kalau Bharada sempat merasa cemas usai insiden penembakan terhadap Brigadir J. Hal itu disampaikan Liza saat dirinya dihadirkan sebagai ahli meringankan oleh kuasa hukum Bharada E dalam sidang tewasnya Brigadir J, Senin (26/12/2022). Liza sendiri merupakan psikolog yang memeriksa kondisi Bharada E, di mana dia pertama kali memeriksa Bharada E pada 15 Agustus 2022. "Saat pertama kali bertemu itu memang kondisinya masih sangat cemas. Dia banyak sekali mainin tangan, kemudian…
Read More
Ahli Psikolog Ungkap Perbedaan Kondisi Eliezer saat Pertama Kali Ditemui dan Setelah Didampingi LPSK

Ahli Psikolog Ungkap Perbedaan Kondisi Eliezer saat Pertama Kali Ditemui dan Setelah Didampingi LPSK

Ahli Psikologi Klinis, Liza Marielly Djaprie mengungkapkan kondisi terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, Richard Eliezer atau Bharada E saat pertama kali ditemui dan setelah mendapat pendampingan LPSK. Hal tersebut diungkapkan Liza dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J di PN Jakarta Selatan pada hari ini, Senin (26/12/2022). Liza menyebut pertemuan pertamanya dengan Eliezer terjadi pada 15 Agustus 2022 lalu, setelah mendapat permintaan dari penasehat hukum untuk melakukan pendampingan. Menurut Liza, pada saat itu Eliezer kondisinya masih sangat cemas. Eliezer juga cenderung sering memainkan tangannya, bersuara pelan dan menghindari kontak mata ketika diajak berkomunikasi.…
Read More
No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.